ayah..
Ayah..
Dari kemarin kita melewati jalan jalan yg berbeda sama seperti sore tadi, kita lewati jalan kecil yg berliku menanjak dan turun yg berbatu dan berlubang, atau seperti malam yg berkabut, menitipkan hujan pada jalan jalan yg becek penuh genangan, angin yg menusuk dadaku tapi aku senang berpetualangan mendapat hal yg baru dalam hidupku.
aku turut di belakang dengan roda kecil yg kumainkan kanan dan kiri.. Sampai akhirnya kita temukan jalan besar yg mulus dan nyaman dan byk rimbunan pepohonan yg mampu mendinginkan perasaan. Kita tersakiti oleh keadaan dan kita mungkin akan rapuh pabila kita tak bertahan.
Ayah, terima kasih karena setiap waktu engkau menuntunku belajar jalan kehidupan. Walau kadang aku sering melakukan kesalahan dan sesuatu yg konyol, hingga engkau hanya tersenyum sambil menggaruk kepalamu. Ayah.. Terima kasih engkau sabar menuntunku menjadi manusia yg lebih menghargai hidup dan kesempatan. Ayah.. Aku percaya, perjuangan kita akan berhasil dan ibu akan melihatku dengan bangga. Ayah, do'akan aku.. Agar aku bisa menyatukan keluarga kita kembali dan membahagiakan kalian ditelapak tanganku dijari jari kecilku dan restu darimu serta ibu. Aku percaya tiada yg sia sia semua akan ada hikmahnya..
Semoga Allah, melindungi dan memberkahi jalan ini.. Amin
Dari kemarin kita melewati jalan jalan yg berbeda sama seperti sore tadi, kita lewati jalan kecil yg berliku menanjak dan turun yg berbatu dan berlubang, atau seperti malam yg berkabut, menitipkan hujan pada jalan jalan yg becek penuh genangan, angin yg menusuk dadaku tapi aku senang berpetualangan mendapat hal yg baru dalam hidupku.
aku turut di belakang dengan roda kecil yg kumainkan kanan dan kiri.. Sampai akhirnya kita temukan jalan besar yg mulus dan nyaman dan byk rimbunan pepohonan yg mampu mendinginkan perasaan. Kita tersakiti oleh keadaan dan kita mungkin akan rapuh pabila kita tak bertahan.
Ayah, terima kasih karena setiap waktu engkau menuntunku belajar jalan kehidupan. Walau kadang aku sering melakukan kesalahan dan sesuatu yg konyol, hingga engkau hanya tersenyum sambil menggaruk kepalamu. Ayah.. Terima kasih engkau sabar menuntunku menjadi manusia yg lebih menghargai hidup dan kesempatan. Ayah.. Aku percaya, perjuangan kita akan berhasil dan ibu akan melihatku dengan bangga. Ayah, do'akan aku.. Agar aku bisa menyatukan keluarga kita kembali dan membahagiakan kalian ditelapak tanganku dijari jari kecilku dan restu darimu serta ibu. Aku percaya tiada yg sia sia semua akan ada hikmahnya..
Semoga Allah, melindungi dan memberkahi jalan ini.. Amin
---------------------------------------------
25 September 2009
bercengkrama
Reduplah reduh cahaya hati
Tiada lagi air mata membasahi
Lihatlah kita
Berjalan bergandeng tangan
Lelahmu lelahku
Hinggap di malam malam kesunyian
lagu rindu bertabuh dari djimbeku
Hujan telah berhenti
Kekalutan pun kan pergi
Ayo kawan, kita mainkan satu peran lagi
Tiada lagi air mata membasahi
Lihatlah kita
Berjalan bergandeng tangan
Lelahmu lelahku
Hinggap di malam malam kesunyian
lagu rindu bertabuh dari djimbeku
Hujan telah berhenti
Kekalutan pun kan pergi
Ayo kawan, kita mainkan satu peran lagi
---------------------------------------------
na
kuingat pagi
Sewaktu embun menempel di pori pori
Tuhan mengirimku malaikat kecil
Senyumnya mewakili mentari
Meninggalkan sebungkus kenangan di hati
Aku tahu ku takkan lupa
dimana sosoknya menunggu
Dan memanggilku..
"Terima kasih, dik.." ^^
Sewaktu embun menempel di pori pori
Tuhan mengirimku malaikat kecil
Senyumnya mewakili mentari
Meninggalkan sebungkus kenangan di hati
Aku tahu ku takkan lupa
dimana sosoknya menunggu
Dan memanggilku..
"Terima kasih, dik.." ^^
---------------------------------------------
Yaa Ghoffur
Usanglah mataku ketika melihat dosa yg tak kucegah
Usanglah telingaku ketika mendengar kata kata kotor terucap dari bibirku
Allahu yaa Ghoffur..
Usanglah telingaku ketika mendengar kata kata kotor terucap dari bibirku
Allahu yaa Ghoffur..
---------------------------------------------
kamu
kucampa hatiku dan ia hitam
kupejamkan mata dan kulukis langit ternyata kelabu
Kutatap matamu, dan seisi dunia berwarna seperti pelangi yang tiba selepas hujan
kupejamkan mata dan kulukis langit ternyata kelabu
Kutatap matamu, dan seisi dunia berwarna seperti pelangi yang tiba selepas hujan
---------------------------------------------
selasar malam
Aku mencari Tuhan di jalan
Anginnya menembus rongga dadaku
Sepinya mengelabui nadir
Bahkan nafasnya semburat api menyalak langit langit
Aku mencari Tuhan di jalan
Jauh ketika tersadar aku tersesat diantara kalimat kalimat yang tak ku mengerti sedikit pun!
Bisu, Tuli, Buta, lalu Mati..
Mati bersama angin yang menderu dera
Mati bersama debu yang mengikis pori pori
Mati bersama selimut kabut yang menyisakan asap knalpot di hidungku
Aku mencari Tuhan di jalan
Hening.. Menetes dari tiap sudut mataku
Lupa.. Dimana aku kini berada!
Anginnya menembus rongga dadaku
Sepinya mengelabui nadir
Bahkan nafasnya semburat api menyalak langit langit
Aku mencari Tuhan di jalan
Jauh ketika tersadar aku tersesat diantara kalimat kalimat yang tak ku mengerti sedikit pun!
Bisu, Tuli, Buta, lalu Mati..
Mati bersama angin yang menderu dera
Mati bersama debu yang mengikis pori pori
Mati bersama selimut kabut yang menyisakan asap knalpot di hidungku
Aku mencari Tuhan di jalan
Hening.. Menetes dari tiap sudut mataku
Lupa.. Dimana aku kini berada!
---------------------------------------------
matamatamata
Perjalanan panjang di bawah lekuk alis
adakah yang tertinggal?
Waktu yang tersiakan
terbuang percuma dalam tatapan tatapan kosong dan gamma
Ibadah pandangku
Mensyukuri langit biru hingga hitamnya
Bunga yang bersemi hingga gugurnya
Matahari yang hangat hingga dinginnya purnama
Sesaat..
Kulihat lagi yang ternoda terkikis kelamnya hiruk pikuk dunia
Tabahkan mata ini, Tuhan..
adakah yang tertinggal?
Waktu yang tersiakan
terbuang percuma dalam tatapan tatapan kosong dan gamma
Ibadah pandangku
Mensyukuri langit biru hingga hitamnya
Bunga yang bersemi hingga gugurnya
Matahari yang hangat hingga dinginnya purnama
Sesaat..
Kulihat lagi yang ternoda terkikis kelamnya hiruk pikuk dunia
Tabahkan mata ini, Tuhan..
---------------------------------------------
12 September 2009
pengakuan
Hari ini aku merenungi makna hidupku, kali ini aku merasa tak lagi berhati hanya obsesi dihargai manusia, aku merindui masa saat aku bercita sederhana menjadi orang baik. orang yang memberi arti bagi orang lain. tak pernah melukai, tak pernah menyakiti meski senoktah. Padahal aku ingin, dengan peranku aku memberi secercah harap,seberkas asa bagi mereka,Tuhan.. Mereka yang terhempas duka, mereka yang terluka, yang menahan jerit meski sekedar uluran tangan, pelukan seorang saudara. Sekedar menenangkan meski hanya sementara. Menjadi orang baik. Padahal dengan peranku dengan kelurusan niatku aku ingin membuat cerita2 bermakna, membuat kisah dari tanganku dapat mrubah dunia. membuat manusia lain lebih merasa dan brterima kasih atas takdir yang lebih.membuat mereka menjadi orang baik.
Ampuni aku yang telah menutup hati dan mengebalkan rasa aku ingin lelah fisik dan batin memberi arti hanya bagi-Mu bukan sekadar kekaguman para ciptaan-Mu.
Yaa Rabb.. tetapkan niatku untuk memaknai setiap detik peranku, mensyukurinya sebagai sebuah kepercayaan-Mu padaku. Kuatkan aku untuk melangkahkan kakiku menghargai keringatku dengan harapan hanya balasan-Mu. Menjadi orang baik..amin
Ampuni aku yang telah menutup hati dan mengebalkan rasa aku ingin lelah fisik dan batin memberi arti hanya bagi-Mu bukan sekadar kekaguman para ciptaan-Mu.
Yaa Rabb.. tetapkan niatku untuk memaknai setiap detik peranku, mensyukurinya sebagai sebuah kepercayaan-Mu padaku. Kuatkan aku untuk melangkahkan kakiku menghargai keringatku dengan harapan hanya balasan-Mu. Menjadi orang baik..amin
---------------------------------------------
Do'a
Ya Allah.. Perbaikilah bagiku agamaku yang merupakan sandaran urusanku, perbaikilah bagiku duniaku yang disanalah penghidupanku, perbaikilah bagiku akhiratku yang kesanalah tempat kembaliku, dan jadikanlah hidupku ini tambahan bagiku setiap kebaikan, dan jadikanlah kematian sebagai kebebasan bagiku dari setiap kejahatan.
(HR Bukhari & Muslim)
(HR Bukhari & Muslim)
---------------------------------------------

+copy.jpg)


